Pengurus Pemuda Batak Bersatu Provinsi Jambi
JAMBI, SJBNews.
Parlindungan Pasaribu, secara resmi mendapat mandat menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Jambi.
Parlindungan Pasaribu yang ditemui disekretariat PBB Kota Jambi, dikawasan Paal Merah, Kota Jambi, Rabu (28/10/2020) mengatakan, pembentukan ormas kepemudaan ini didasari pada kepedulian sosial untuk menyambung tali silahturahmi masyarakat Batak yang berada di Kota Jambi
Dikatakan Parlindungan, sebagai orang yang diberikan mandat, dirinya siap untuk semakin melebarkan sayap merangkul para pemuda batak yang berdomisili di Kota Jambi khususnya untuk turut serta berkontribusi dalam membangun daerah melalui organisasi kepemudaan Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Jambi.
Langkah awal yang akan dilakukan pihaknya, adalah akan berkonsultasi dengan DPD PBB Jambi, untuk meminta arahan dan bimbingan ketua dan pembina agar organisasi ini akan menggema diseluruh dunia terkhusus di Kota Jambi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD PBB Provinsi Jambi, Jefri Bintara Pardede, menjelasakan bahwa saat ini sudah terbentuk 6 (enam) DPC di kabupaten/kota se Provinsi Jambi.
Ia berharap, pengurus dan anggota organisasi kepemudaan ini bisa saling solid dalam kebersamaan, kerukunan dan gotong royong , satu rasa, satu jiwa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kedepan dia berharap, tidak hanya warga yang berasal dari suku Batak saja yang bisa bergabung dalam PBB, namun bagi mereka yang bukan berasal dari suku batak, termasuk beda keyakinan bisa ikut serta didalam keanggotaan.
Sementara itu, Edison Marpaung, selaku Pembina PBB, meminta kepada seluruh pengurus dan anggota dapat terus meningkatakan solidaritas untuk menjadi kekuatan meningkatkan toleransi antara sesama anggota, sesama suku Batak, dengan suku lain, maupun golongan yang lain, sehingga Pemuda Batak Bersatu dimanapun berada selalu dapat beradaptasi dan menjadi bagian dari pembangunan.
“Kita berharap, kumpulan Pemuda Batak Bersatu ini dapat semakin memperkuat persatuan seluruh pemuda Suku Batak, bisa saling solid dalam kebersamaan, kerukunan dan gotong royong, satu rasa, satu jiwa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya. (Asido Girsang)